Cara Mencuci Tas Ransel

sollubags-ransel-tsavo

Ransel atau tas punggung, banyak dipilih sebagai tas andalan dalam menemani aktivitas sehari-hari, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Kenyamanan dan kepraktisan umumnya menjadi alasan mengapa banyak orang lebih memilih tas punggung. Karenanya para traveller pun sudah bisa dipastikan rata-rata melakukan perjalanannya ditemani si ransel. Contohnya Dora The Explorer. Hihihi…

Kondisi tas setelah pemakaian, biasanya meninggalkan noda, kotoran, atau jejak kelembapan, yang bisa meninggalkan bau. Jika tidak rajin merawat dan menjaga kebersihannya, penampakan tas kesayangan kita dijamin gak akan paripurna, boro-boro awet dan tahan lama. Untungnya tas ransel umumnya dibuat dari bahan yang mudah perawatannya, seperti kanvas atau parachute. Sehingga bermodalkan niat dan sedikit cairan pembersih saja, tas kamu akan kembali bersih dan gak bikin risih pakainya.

Yuk, Cuci Tasmu Dengan Tahapan ini:

1. Kosongkan ransel.
Jangan sampai barang-barang yang seharusnya tidak kena air di ransel ikut tercuci. Balikkan luar-dalam ransel dan gunakan pembersih vakum kecil untuk membersihkan pojokan-pojokan yang sulit dijangkau. Setelah mengosongkan ransel, biarkan kantong-kantongnya terbuka.

2. Persiapkan ransel. 

  • Jika ada rangka yang bisa dipisah pada ransel kamu, lepaskan dulu.
  • Begitupun dengan katon dan tali yang dapat dilepas, lalu bersihkan secara terpisah satu persatu. Sehingga seluruh bagian tas kamu bersih sempurna.

3. Perhatikan label petunjuk perawatan ransel.
Ikuti petunjuk perawatannya, jika memang ada,supaya tas kamu lebih tahan lama. Karena zat kimia tertentu dan cara mencuci yang kasar bisa merusak ransel (termasuk kemampuannya untuk menahan air).

4. Bersihkan dulu noda-noda.
Gunakan cairan pembersih untuk menghilangkan noda, tapi hindari pemutih. Gunakan sikat lembut, bisa juga pakai sikat gigi bekas untuk menyikat noda, kemudian diamkan selama 30 menit. Noda-noda itu akan hilang ketika Anda mencuci.

Jika tidak ada cairan khusus pembersih noda, kamu bisa pakai campuran detergent dan air dengan perbandingan 50:50.

5. Isi ember atau jolang dengan air

6. Masukkan detergent lembut ke dalam air.
Pilih detergent yang bebas pewarna, pengharum, serta bahan kimia lainnya. Karena bahan kimia keras bisa mengurangi kemampuan lapisan anti air dan merusak kain ransel.  

7. Sikat ransel dengan halus atau gosok dengan kain lap.
Masukan  ransel ke dalam larutan detergent sambil disikat perlahan seluruh permukaannya.

8. Bilas seluruhnya.
Bilas ransel yang telah dicuci tadi sampai tak ada sabun yang tersisa. 
Untuk memerasnya kamu bisa coba letakkan ransel di atas sebuah handuk berukuran besar lalu gulung  sampai menjadi sebuah tabung. Metode ini mengeringkan air cukup banyak.

9. Keringkan ransel.
Jemur dengan posisi terbalik dan biarkan kompartemen-kompartemennya terbuka.
Menjemur di bawah cahaya matahari akan menghilangkan bau di ransel. Dan pastikan ransel telah benar-benar kering sebelum dipakai atau disimpan kembali. Karena jika belum benar-benar kering, memungkinkan akan tumbuhnya jamur pada ransel.

Memang lebih mudah jka kamu mencucinya langsung dengan mesin cuci. Tapi tentu saja hasil pekerjaan mesin cuci tidak akan sebaik dan sedetail pemiliknya sendiri dalam merawat benda kesayangannya. Akan ada banyak bagian-bagian yang terlewatkan, seperti bagian-bagian sudut tas, atau bagian dalam kompartemennya.

Ibarat kalau kamu lagi dianter atau dijemput sama pasangan, pasti akan mendapat perlakuan istimewa. Ditanya kabar hari ini, apa rencana nanti, diajak makan dulu, pokoknya perhatiannya detail sampai ke urusan suasana hati dan perut kamu. Lain cerita saat kamu diantar atau dijemput babang ojol, tanpa ba bi bu, yang penting diantar sampai tujuan.